Bikin Ijazah Tidak Sulit

Isu hangat di Surabaya saat ini memang cukup menggemparkan dunia pendidikan, betapa tidak sebuah tamparan yang diberikan pada wajah pendidikan Negara kita, disisi lain pemerintah ingin memperbaiki mutu pendidikan ditingkat bawah, tapi begitu kecolongan dengan longgarnya system pendidikan ditingkat perguruan tinggi.

Demi meraih sebuah gelar sekarang tidak lah perlu untuk kuliah dengan lama-lama hanya dengan segepok uang ijazah bisa keluar hanya dengan waktu singkat, penjualan ijazah memang marak di PTS Surabaya saat ini ini

terungkap setelah sebuah surat kabar Surabaya (Jawa Pos) berhasil mengungkap sindikat penjualan ijazah instant ini. Misalnya untuk mendapat gelar S1 itu disalah satu PTS yang berhasil terungkap hanya dihargai dengan Rp. 9 juta begitu murahnya, ijazah D3 sekitar 5 jutaan itu merupakan harga disalah satu PTS yang paling murah,  mungkin tidak perlu disebutkan nama PTS tersebut karena jujur aku begitu sedih karena aku ini salah satu mahasiswa PTS tersebut.

Wah begitu menyedihkannya dunia pendidikan kita banyak orang dengan susah payah belajar hampir bertahun-tahun hanya demi meraih sebuah gelar dengan persyaratan yang begitu bertumpuk ditambah biaya yang bukan sedikit. Tapi disisi lain banyak oknum menjual ijazah dengan harga murah, yang salah ini siapa orang yang membeli ijazah atau kan oknum penjual di PTS. Pihak PTS berdalih kecolongan dengan kejadian ini dan tidak segan untuk menindak oknum yang meluluskan modus ini itu sih katanya, kalo dipikir kecolongan apa emang emang sudah ada persekongkolan antara oknum dosen dengan Rektor sebagai pimpinan, memang sih susah mencari kambing hitamnya tapi kalo pengen mudah cari kambing hitam mah ke Pasar domba aj deh he he…

Padahal kalau memang sitemnya ketat mungkin tidak akan seperti ini tentu yang mengawasi Perguruan tinggi ini adalah kopertis, terus kopertis ngurusin apa aja yah???, sampai-sampai kecolongan gitu yah?, ya itulah cermin dunia pendidikan kita yang dikotori oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Semoga aja kasus ini cepat selesai terungkap dan tidak akan ada lagi transaksi pemalsuan ijazah karena sangat meresahkan, dan kasus ini sekarang sedang ditangani oleh pihak kepolisian Surabaya, selamat bekerja aja yah pak polisi tapi jangan sampai kampus tersebut ditutup nanti aku gak bisa nerusin kuliah nih…!. Hajar mah oknum pemalsu dan pembeli aja lah.Ok!

Sumber : jawa pos edisi 17, 20, 21 septembet 2009